Pantangan Makanan Untuk Penderita Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK)

Pantangan Makanan Penyakit Paru Obstruktif Kronis – Anda penderita penyakit PPOK, sebaiknya tahu apa saja makanan yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi selama proses penyembuhan.

Pantangan Makanan Untuk Penderita Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK)

Pantangan Makanan Untuk Penderita Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK)

Ini termasuk penting untuk Anda penderita penyakit paru obstruktif kronis atau PPOK ketahui. Karena, menjaga asupan makanan dapat membantu proses pengobatan PPOK yang sedang Anda lakukan menjadi lebih maksimal.

Bagi yang belum tahu, tidak semua jenis makanan aman untuk penderita penyakit PPOK. Dan, ada beberapa makanan yang justru bisa menghambat efektifitas kerja obat. Alhasil, obat tersebut tidak bisa bekerja secara maksimal untuk mengobati penyakit paru obstruktif kronis yang Anda derita.

Oleh karena itu, Anda sebaiknya tahu makanan apa saja yang masih aman untuk Anda konsumsi dan makanan yang memang sebaiknya di jauhi atau tidak di konsumsi dulu oleh Anda penderita penyakit paru obstruktif kronis atau PPOK. Pasalnya, mengonsumsi makanan pantangan PPOK hanya akan membuat gejala yang sudah ada semakin memburuk.

Nah, bagi Anda yang sudah penasaran ingin mengetahui pantangan makanan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), berikut listnya untuk Anda.

Inilah Daftar 27 Pantangan Makanan Untuk Penderita Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) Yang Harus Anda Ketahui

Sebelum Anda benar-benar sembuh dari penyakit PPOK atau penyakit paru obstruktif kronis, Anda sebaiknya tidak mengkonsumsi makanan-makanan di bawah ini sama sekali untuk menghindari kondisi yang tidak di inginkan.

Pantangan Makanan Penyakit Paru Obstruktif Kronis

1. Makanan Yang Mengandung Nitrat

Makanan pertama yang tidak boleh dikonsumsi oleh penderita penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) adalah makanan yang mengandung nitra. Nitrat ini umumnya banyak di temukan pada daging olahan seperti:

  • bacon,
  • hot dog,
  • ham,
  • sosis,
  • dan daging olahan lainnya.

Bahkan, sebuah studi yang dipublikasikan di European Respiratory Journal menunjukkan bahwa nitrat selain bisa memperburuk gejala PPOK dan memicu flare-up, juga dapat menyebabkan PPOK.

2. Makanan dan Minuman Yang Mengandung & Bisa Menimbulkan Gas

Pantangan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) selanjutnya adalah makanan maupun minuman yang bisa memicu munculnya gas di dalam perut. Seperti:

  • Gorengan
  • Kol
  • Brokoli
  • Lobak
  • Bok choy
  • Makanan pedas
  • Brussel
  • Apel
  • Alpukat
  • Melon
  • Soda
  • Kacang-kacangan
  • Kopi
  • cokelat
  • Alkohol
  • Minuman berkarbonasi
  • dll.

Pasalnya, kembung yang di picu oleh gas di dalam perut bisa mendorong otot diafragma dan paru-paru menjadi terbatasi dan tidak dapat mengangkut cukup oksigen, sehingga menyebabkan sulit bernapas.

3. Makanan Yang Mengandung Sulfat

Udang adalah salah satu makanan laut yang memiliki kandungan zat kimia yang disebut sulfit. Selain udang, beberapa makanan dan minuman lainnya yang juga mengandung sulfit adalah kentang dan bir. Bahkan, beberapa obat juga ada yang mengandung sulfit.

Perlu Anda tahu! Bahwa sulfit ini bisa menyempitkan bagian bronkus pada penderita PPOK. Saat saluran napas menyempit, Anda akan kesulitan untuk bernapas.

4. Makanan Yang Mengandung Garam Tinggi

Anda penderita penyakit paru obstruktif kronis / PPOK juga sebaiknya tidak mengkonsumsi makanan yang memiliki kandungan garam atau natrium tinggi. Terlalu banyak natrium dapat menyebabkan retensi cairan dan berakibat pada kesulitan bernapas. Makanan beku adalah salah satunya.

5. Produk Susu dan Olahannya

Bagi Anda penderita PPOK yang gemar konsumsi susu dan olahannya, sebaiknya di pikirkan lagi sebelum mengkonsumsinya. Kenapa? Karena, produk susu dan olahannya termasuk makanan yang dilarang untuk dikonsumsi penderita PPOK / penyakit paru obstruktif kronis.

Menurut sebuah penelitian, senyawa dalam susu yang disebut casomophin dapat menyebabkan peningkatan produksi lendir atau membuat dahak menebal. Nah, pada penderita PPOK, sistem pernapasan Anda terganggu dan tidak mampu mengangkut lendir melalui jaringan dengan efisien seperti yang seharusnya. Hal ini akan menyebabkan Anda batuk dan kesulitan bernapas.

Selain menjaga makanan Anda, pastikan Anda juga cukup istirahat dan tidur, tidak terlalu capek, tidak berada dalam cuaca dingin, tidak merokok atau berada dalam lingkungan perokok, dan rutinlah berolahraga. Setidaknya 15-30 menit sekali, baik jogging, bersepeda, maupun jalan kaki sambil menikmati udara pagi.

Nah, demikian informasi mengenai “Pantangan Makanan Untuk Penderita Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK)” yang berhasil kami rangkum untuk Anda. Semoga bisa bermanfaat, ya 🙂

“Mens sana in corpore sano, jiwa yang sehat dalam tubuh yang sehat”

Salam Sehat

Posted By : Cara Mengobati Infeksi Paru

Pantangan Makanan Untuk Penderita Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *